
Berjalan di tengah hujan, agar kalian tak tau ku menangis,
Penuh darah meronta jalani hidup, mencari kaeadilan yang semakin hilang.
Begitu gelapnya bagaikan tak ada terang.
Kejujuran dan ketulusan di jatuhkan.
Bukan kebaikan tapi Keburukan yang menentukan.
Tak ada lagi warna, bahkan Putih atau abu, tlah menjadi HITAM.
Tak ada mimpi indah dalam tidur, tersisa mimpi buruk nan kelam.
Dendam masa lalu menarik narik tuk kembali.
Belati berkarat kau tusuk di tubuh ku, terjatuh ku bersimpah darah.
Kau ludahi semua.
Kumerintih kesakitan dan telah kujalani,
Hingga saat ini ku bangkit.
Mengatasnamakan Dendam.
Dengan erangan kecil diriku, ku bicara dalam hati,
"Nanti akan ku Balas!!!"
Ambisimu kini membunuhku
dan kau bungkam mulutku dengan indahmu
menari diatas mimpi mimpi ku.
Wajah mu yang hadir hanyalah imajinasi nafsu.
terbuai dan terhanyut dalam deras khayal tentang mu.
Ingin ku BENCI tapi ku CINTA
Ingin ku CINTA tapi ku BENCI
Sudahlah...sudahlah ku lelah,
Ku lelah berkata cinta padamu,
Kau telah jatuhkan kepercayaan ku,
semua telah kau hancur kau injak.
Kini kata-kata tiada artinya, hanya luka yang bicara.
Akan tiba saatnya ku balas,
saat ku
INJAK INJAK DAN LUDAHI kalian!!!!
Jumat, 28-Oktober-2011 20:40
Posting Komentar